Showing posts with label kuliner. Show all posts
Showing posts with label kuliner. Show all posts

Festival Mei

1-31 Mei 2008

Kegiatan menyambut Seabad Kebangkitan Nasional berupa pemutaran film, diskusi dan bedah buku, pembacaan puisi, pameran lukisan, Diselenggarakan di:

Kedai ragaMrasa Bu Tjitro
Jl. Veteran I no.24

The Blora Institute
Jl. Veteran I mo.26

Domus Bataviase Nouvelles
Jl. Veteran I no.30

Mata Hari lounge
Jl. Veteran I no.32

Acara [link menuju detail acara]

Temu Blogger Buku Indonesia. Diskusi "Menjadi Kutu Buku itu Keren"
Pameran lukisan kaa Dipo Andy "Print Revolution Project"
Pameran lukisan karya Galam Zulkifli "Taman Seni: dari Dunia Imajiner lalu Lompatan Kata Rupa" + bedah buku "Taman Seni"
Pameran "365 Wajah Pers Indonesia"
Pameran Serial "Sepiring Indonesia"
Pameran Ilustrasi IBUMI - Kisah Nusantara
Pameran "Suara-suara tak Terdengar"
Bedah majalah Otonomi "Gagasan Desentralisasi di Indonesia"
Bedah buku "Kronik Seabad Indonesia"
Bedah buku "Seabad Pers Kebangsaan"
Bedah buku "Tanah Air Bangsa: Seratus Jejak Pers Indonesia"
Bedah buku "100 tahun Kebangkitan Kebangsaan"

Bagi perorangan atau komunitas yang ingin berpartisipasi dalam festival ini dapat menghubungi
+62888 1754 869
+62813 2197 1962
veteran1@gmail.com

Kegiatan menyambut seabad Kebangkitan Nasional ini bertemakan communiNation - responsive community,responsible nation

Apa yang bisa kita (community) sumbangkan kepada bangsa (nation) setelah seabad sejak Boedi Oetomo menggulirkan ide kebangkitan bangsa?

Communination. Meski bukan sebagai jawaban akhir, communination setidaknya bisa menjadi jembatan yang menghubungkan anarki global dan otonomi lokal (nation) dengan individu dan masyarakat (community).

Read More...

PARA_dise ...a woman...?


5-6 September 2007 | 20.00
Rp 50.000; 40.000

Festival SCHOUWBURG VI
GEDUNG KESENIAN JAKARTA
Jalan Gedung Kesenian No.1 - Jakarta 10710.
T 380 8283, 344 1892
F 381 0924
E gkj@pacific.net.id
www.gedungkesenianjakarta.com

2007 World Premiere
International Collaboration (Netherlands- Indonesia)
Multimedia Dance Performance

PARA_dise a woman? | Bundo Kanduang | Jamuan Bisu

The world was a paradise
In this paradise wowen were rulling
There was no war and no violence
Eroticism was no taboo and there was freedom and tolerance

Pertunjukkan Tari Kontemporer Kolaborasi Koreografer
Gerard Masterd and Boi G. Sakti

Kali ini Gerard Mosterd dan Boy G. Sakti menampilkan tari kontemporernya yang berjudul Bundo Kanduang/The Paradise. Bundo Kanduang terilhami dari kebudayaan Sumatera Barat yang memiliki gerakan tari penuh dengan kekuatan dan kedamaian. Kemudian mereka memadupadankan dengan gerakan-gerakan manusia, flora dan fauna. Hasil koreografi Gerard Mosterd diilhami oleh ingatan-ingatan akan dirinya yang terlahir kembali yang dipertunjukan dengan gerakan-gerakan horizontal dan vertical. Gerakan ini menandakan hilangnya pengaruh ibu di dalam hidupnya.

This time Gerard Mosterd and Boi G. Sakti present a contemporary dance entitled Bundo Kanduang/The Paradise. Bundo Kanduang is inspired by the West Sumatra which has the dance movement that is powerful and peaceful. Then they integrate it with the movements of man, flora and fauna. The choreography of Gerard Mosterd is inspired by his memories of his own rebirth that is shown with the horizontal and vertical movements. This movement indicates the loss of his mother’s influence in his life.
But Boi G. Sakti (Indonesian) explores the natural emotions to indicate the influence of nature on its surroundings. Boi shows his choreography by horizontal movement as the realization of the earth elements that has a power symbol.

Read More...

gourmandises!



Gastronomi « Gourmandises! »
21 > 27 Mei 2007
di Hotel Le Meridien, Jl. Jend. Sudirman Kav.18-20, Jakarta Selatan, T 251 31 31
Makan siang & Makan malam, Restoran La Brasserie, Al-Nafoura, Bar Le Rendez-Vous

Sebagai bagian penting dari keanekaragaman budaya, gastronomi Prancis akan dirayakan pada festival seni budaya Prancis yang akan datang.
Bekerjasama dengan Hotel Le Méridien Jakarta dan Le Cordon Bleu ® (Paris dan Sydney), Pusat Kebudayaan Prancis Jakarta akan bertemu dengan para pencinta hidangan Prancis selama satu minggu. Marc Bonnard, seorang chef tingkat internasional akan membagi kepada publik kecintaannya terhadap makanan dan kue. Bertempat di Restoran “La Brasserie”, “Al-Nafoura” dan Bar “Le Rendez-Vous”, Pekan Gastronomi Prancis menyajikan pengalaman cita rasa otentik dan orisinil untuk menu makan siang dan malam.
Le Cordon Bleu ®, dikenal sebagai salah satu institusi terbaik untuk formasi dalam bidang kuliner dan saat ini memiliki 26 sekolah yang tersebar di 15 negara. Dengan reputasi internasionalnya, institusi ini juga merupakan cerminan dari tradisi gastronomi dengan tujuan untuk mengembangkan seni kuliner serta gaya hidup a la Prancis di seluruh dunia.
Chef Marc Bonard lahir di Languedoc dan melewati masa kecilnya di daerah Utara Prancis. Memiliki ijazah dari sekolah perhotelan Tain L’Hermitage, ia terjun ke dapur restoran-restoran ternama di Prancis (Nantua, La Ferronnier, Hôtel Crillon…), namun juga di Timur-Tengah (Hôtel Mikuni, Chef Pachon atau Hotel Laforet di Jepang). Sajian dari Chef Bonard memiliki sentuhan Mediterrannea dengan bumbu-bumbu khasnya.

Acara ini terselenggara berkat kerjasama dengan Hotel Le Meridien / Le Cordon Bleu ®

Read More...

Your Ad Here